Minggu, 22 November 2009

Membuat Gambar Melayang pada Browser

Sesuai judul di atas, saya akan berbagi Trick unik yang mungkin belum pernah Anda temui sebelumnya. sumber ini dari blog Setetes Embun yakni milik kakakku. Trick ini adalah trick membuat Gambar Melayang pada Browser atau saya sebut sebagai Floating Image on Web Browser. Apa sih maksudnya? Anda akan dapat membuat gambar-gambar diam seperti pada account Facebook Anda menjadi gambar bergerak yang berputar-putar dan melayang pada browser.


[KLIK GAMBAR UNTUK MEMPERBESAR]



Langsung saja, bagi yang ingin mencoba, berikut ini cara membuatnya :

1. Copy syntax berikut :

javascript:R=0; x1=.1; y1=.05; x2=.25; y2=.24; x3=1.6; y3=.24; x4=300; y4=200; x5=300; y5=200; DI=document.getElementsByTagName("img"); DIL=DI.length; function A(){for(i=0; i-DIL; i++){DIS=DI[ i ].style; DIS.position='absolute'; DIS.left=(Math.sin(R*x1+i*x2+x3)*x4+x5)+"px"; DIS.top=(Math.cos(R*y1+i*y2+y3)*y4+y5)+"px"}R++}setInterval('A()',5); void(0);

2. Buka sembarang Web. Misalkan Facebook. Atau jika anda menginginkan efek yang jelas, buka http://images.google.com

3. Paste Code yang telah Anda Copy pada Address Bar (kotak tempat anda memasukkan alamat web pada browser) pada halaman yang Anda buka pada lagkah kedua (Facebook).

4. Tekan ENTER


Bingo!!! Kini Anda telah mendapati gambar-gambar yang semula Statis pada browser Anda menjadi Bergerak, melayang, dan berputar-putar. Jangan khawatir, untuk menghilangkan efek Floating pada browser Anda dan menjadihttp://www.blogger.com/img/blank.gifkannya kembali normal, lakukan Refresh atau dengan menekan tombol F5.

Trik ini tidak hanya dapat dilakukan pada Facebook, tetapi pada sembarang Website, seperti Google, Twitter, Wikipedia, Plurk, dan lain-lain. Jika Anda belum mendapatkan efek yang jelas, buka website yang memilki banyak gambar seperti http://images.google.com/ dan lakukan langkah-langkah di atas.

Sebagai informasi tambahan, uji coba trick ini sampai berhasil. ^^

Demikian tutorial kali ini, Sampai jumpa dan Selamat Mencoba.

sumber : Membuat Gambar Melayang pada Browser

Jumat, 20 November 2009

Benarkah prediksi kiamat 21-12-2012????


Tulisan ini akan membongkar kekeliruan prediksi kiamat yang akan terjadi 21-12-2012. Isu ini sudah beredar di dunia maya sejak setahun yang lalu. Semoga tulisan ini bisa membentengi setiap muslim dari isu yang keliru semacam ini. Hanya Allah yang memberi taufik.

Beberapa kelompok dari seluruh dunia sedang berkumpul dan mulai menghitung mundur tanggal misterius yang telah dinanti-nanti ratusan tahun: 21 Desember 2012. Berbagai kelompok dari Amerika, Kanada dan Eropa, para pengikut sekte apokaliptis (kiamat) dan beberapa individu mengatakan bahwa hari tersebut adalah hari terakhir dunia ini.



Mereka yang percaya bahwa kiamat akan terjadi pada 21 Desember 2012, mendasarkan kepercayaan mereka pada kalender yang dibuat oleh suku Maya, yang ditemukan di reruntuhan di Meksiko. Masyarakat Maya Kuno, yang dikenal maju ilmu matematika dan astronominya, mengikuti “perhitungan panjang” kalender yang mencapai 5126 tahun. Ketika peta astronomi mereka dipindahkan ke kalender Gregorian, yang digunakan secara standar sekarang, waktu perhitungan bangsa Maya berhenti pada 21 Desember 2012. Mereka yang percaya juga mengatakan adanya hubungan lain selain antara kalender maya dan kehancuran yang akan datang. Matahari akan terhubung lurus dengan pusat Tata Surya pertama kalinya semenjak 26000 tahun yang lalu, yang menandai puncak musim dingin. Beberapa orang mengatakan hal ini akan mempengaruhi aliran energi ke bumi, atau karena adanya sunspot dan sunflare yang jumlahnya membengkak, menyebabkan adanya efek terhadap medan magnet bumi.
Tukang ramal Indonesia, Mama Lauren pun sempat angkat bicara di transTV bahwa paranormal tidak bisa menembus tahun 2013 (hanya mentok di 2012).

Apakah betul prediksi kiamat 2012? Semoga ajaran Islam yang haq bisa mengungkapkannya. Hanya Allah yang memberi kemudahan dan taufik.

Tidak Ada yang Mengetahui Kapan Datangnya Hari Kiamat

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya oleh malaikat Jibril yang datang dalam wujud seorang Arab Badui, beliau ditanya mengenai kapan hari kiamat terjadi. Lantas beliau menjawab,

مَا الْمَسْئُولُ عَنْهَا بِأَعْلَمَ مِنَ السَّائِلِ
“Orang yang ditanya tidak lebih tahu dari yang bertanya.”[1]
Sungguh sangat mengherankan yang terjadi saat ini. Beberapa kelompok atau tukang ramal yang sudah pasti suka berdusta, ada yang mengetahui kapan terjadinya kiamat. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri tidak mengetahui terjadinya hari kiamat, padahal beliau adalah orang yang paling dekat dengan Allah. Begitu pula malaikat Jibril selaku penyampai wahyu dari Allah juga tidak mengetahui kapan terjadinya hari kiamat. Jika Nabi yang paling mulia dan malaikat yang mulia saja tidak mengetahui tanggal, bulan atau tahun terjadinya hari kiamat, sudah sepantasnya orang selain keduanya tidak mengetahui hal tersebut.

Perlu ditegaskan pula bahwa waktu terjadinya hari kiamat termasuk perkara ghoib dan menjadi kekhususan Allah yang mengetahuinya. Sehingga sungguh sangat dusta jika beberapa paranormal (yang sebenarnya tidak normal) bisa menentukan waktu tersebut, baik Mama Laurent, suku Maya di Meksiko atau pun yang lainnya. Ingatlah, hanya Allah yang mengetahui terjadinya kiamat.

يَسْأَلُونَكَ عَنِ السَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَاهَا قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ رَبِّي لا يُجَلِّيهَا لِوَقْتِهَا إِلا هُوَ ثَقُلَتْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ لا تَأْتِيكُمْ إِلا بَغْتَةً يَسْأَلُونَكَ كَأَنَّكَ حَفِيٌّ عَنْهَا قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ اللَّهِ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لا يَعْلَمُونَ
“Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: “Kapan terjadinya?” Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Rabbku; tidak seorang pun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru-haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba”. Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang hari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”.” (QS. Al A’raf: 187)

يَسْأَلُكَ النَّاسُ عَنِ السَّاعَةِ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ اللَّهِ وَمَا يُدْرِيكَ لَعَلَّ السَّاعَةَ تَكُونُ قَرِيبًا
“Manusia bertanya kepadamu tentang hari berbangkit. Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang hari berbangkit itu hanya di sisi Allah”. Dan tahukah kamu (hai Muhammad), boleh jadi hari berbangkit itu sudah dekat waktunya.” (QS. Al Ahzab: 63)

يَسْأَلُونَكَ عَنِ السَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَاهَا, فِيمَ أَنْتَ مِنْ ذِكْرَاهَا, إِلَى رَبِّكَ مُنْتَهَاهَا
“(Orang-orang kafir) bertanya kepadamu (Muhammad) tentang hari berbangkit, kapankah terjadinya?. Siapakah kamu (sehingga) dapat menyebutkan (waktunya). Kepada Rabbmulah dikembalikan kesudahannya (ketentuan waktunya).” (QS. An Naazi’at: 42-44)

Ayat-ayat di atas dengan sangat jelas menunjukkan bahwa tidak satu pun makhluk yang mengetahui kapan terjadinya hari kiamat, tidak ada yang mengetahui waktunya selain Allah Ta’ala. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun tidak mengetahui karena waktu tersebut termasuk di antara mafaatihul ghoib (kunci-kunci ilmu ghoib) yang hanya Allah saja yang mengetahuinya. Mengenai mafaatihul ghoib yang dimaksudkan dapat dilihat pada firman Allah,

إِنَّ اللَّهَ عِنْدَهُ عِلْمُ السَّاعَةِ وَيُنَزِّلُ الْغَيْثَ وَيَعْلَمُ مَا فِي الأرْحَامِ وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ مَاذَا تَكْسِبُ غَدًا وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ بِأَيِّ أَرْضٍ تَمُوتُ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ
“Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat; dan Dia-lah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (QS. Luqman: 34)

Disebutkan pula dalam kitab Shahih Al Bukhari dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

مَفَاتِحُ الْغَيْبِ خَمْسٌ
“Kunci ilmu ghoib itu ada lima.”[2] Kemudian beliau pun membaca firman Allah (yang artinya), “Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat, … dst”.

Sebelum Terjadinya Kiamat, Akan Muncul Tanda-Tanda Terlebih Dahulu

Ketika menjelaskan tentang hadits Jibril yang datang dengan penambilan Arab Badui dan bertanya pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang kapan terjadinya hari kiamat, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan,
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengabarkan bahwa beliau sendiri tidak mengetahui tentang kapan terjadinya kiamat dibanding dengan yang bertanya. Orang yang bertanya tersebut nampak seperti orang Arab Badui dan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam baru mengetahui bahwa dia adalah Jibril setelah dia pergi. Ketika menjawab pertanyaan kapankah kiamat terjadi, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyangka bahwa bahwa orang itu adalah Arab Badui.

(Bersambung... silakan baca selengkapnya di alamat berikut ini: http://buletin.muslim.or.id/aqidah/prediksi-kiamat-2012-benarkah)

Senin, 16 November 2009

ISLAM & CATUR

Terdapat laman-laman web yang dikendalikan oleh pendakwah Kristian (seperti Answering Islam) yang membuat dakwaan bahawa Rasulullah S.A.W. dan Islam mengharamkan permainan catur.



Para ulama berbeza pendapat mengenai permainan catur, dengan sebilangan mereka mengatakan boleh dan sebilangan lagi mengatakan makruh dan sebilangan lagi yang mengharamkannya. Ada yang menyatakan hadis-hadis berkaitan dengan permainan catur tetapi apa yang nyata adalah permainan catur ini menular di kalangan penganut agama Islam setelah pengislaman negara Parsi bermula dalam 637M iaitu selepas kewafatan Rasulullah S.A.W. dalam tahun 632M. Dr. Syeikh Yusuf Al-Qardawi beranggapan hadis-hadis yang disebutkan mengenai permainan catur adalah hadis palsu kerana Rasulullah S.A.W. wafat sebelum penaklukan negeri Parsi.

Khulafa al-Rasyidin sendiri berbeza pendapat mengenai permainan catur. Khalifah Umar r.a. menganggapnya lebih melekakan daripada nard (backgammon) sementara Saidina Ali r.a. melihatnya sebagai satu perjudian (kerana ada yang bertaruh wang bermain catur).

Sahabat-sahabat lain dan ulama-ulama yang mengikut semasa dan selepas Khulafa al-Rasyidin seperti were Ibnu Abbas, Abu Hurairah, Ibnu Sirin, Hisham bin Umrah, dan Said ibn Al-Musayyib membenarkan permainan catur. Asas kebenaran adalah catur tidak melibatkan pertaruhan nasib sebaliknya melibatkan kemahiran dan strategi.

Dr. Syeikh Yusuf Al-Qardawi berpandangan permainan catur dibolehkan di dalam Islam, seperti mana permainan-permainan yang lain, selagi mana perkara-perkara berikut dijaga oleh pengamalnya. 1) tidak dilekakan sehingga meninggalkan solat dan 2) tidak melibatkan pertaruhan wang [1]

WHAT IS CATUR???


Catur adalah sejenis permainan berpapan, rekreasi dan berdayasaing yang dimainkan di antara dua pemain. Bentuk permainan terkini timbul di Eropah Selatan semasa separuh abad kedua pada abad yang ke-15 selepas ianya berubah daripada permainan asal lamanya di India yang sama. Sekarang, permainan catur merupakan permainan yang paling popular di dunia, dimainkan oleh jutaan manusia di seluruh dunia semada di rumah, di kelab-kelab catur, dalam talian, surat menyurat, dan di dalam pertandingan.



Catur dimainkan pada papan bersaiz 8x8 petak, memberikannya 64 petak yang silih berganti warna, terang dan gelap, dengan setiap pemain mempunyai petak terang pada dekat-lapan sudut apabila berdepan pada papan. Setiap pemain mulakan permainan dengan 16 catur di mana boleh gerak dalam hala kemas (dan dalam setengah misalan, jarak terhad) dan boleh mengeluarkan lain-lain kepingan dari papan: setiap kepingan pemain terdiri daripada lapan bidak, dua satria, dua gajah, dua tir, satu menteri dan satu raja. Semua kepingan boleh mengeluarkan kepingan pihak lawan dengan mendarat pada ruang yang mereka duduki.

Satu pemain mengawal kepingan putih dan pemain lain mengawal kepingan hitam; pemain yang mengawal putih selalunya pemain pertama untuk gerak. Dalam catur, apabila pemain raja adalah secara terus diancam dengan tangkapan oleh satu atau lebih dari kepingan pihak lawan, pemain ini dikatakan ke dalam check atau syahmat. Bila dalam syahmat, hanya gerakan yang boleh mengelakkan syahmat, sekat syahmat, atau mengambil kepingan pihak lawan adalah dibenarkan. Objek permainan ini adalah untuk syahmat pihak lawan; ini berlaku apabila pihak lawan raja adalah dalam check, dan tiada gerakan boleh dibuat yang bakal mengelakkannya.

Catur adalah permainan yang paling popular di dunia; ia menggambarkan bukan sahaja satu permainan tetapi juga satu seni dan satu sains. Kadangkala catur dilihat sebagai permainan perang yang abstrak ; kerana sebagai suatu "seni pertahankan diri menggunakan minda dan mengajar catur dilihat sebagai cara untuk meningkatkan keupayaan minda. Catur biasanya dimainkan secara rekreasi dan competitif di dalam kelab-kelab, pertandingan, online, dan dengan surat-menyurat (catur berutusan surat). Banyak variasi dan berkaitan dengan catur dimainkan di dunia. Yang paling popular, dalam turutan menurun oleh bilangan pemain, adalah xiangqi di China, shogi di Japan, janggi di Korea, dan makruk di Thailand.

Asal usul catur,
Banyak negara mendakwa merekalah merupakan negara asal catur dalam bentuk yang tersendiri. Walau bagaimanapun, ahli sejarawan berpendapat bahawa catur sebenarnya berasal dari Iran purba, ia menjangkau termasuklah dunia purbakala termasuklah India (dulu dikenali sebagai Hindustan), Pakistan dan Afghanistan adalah beberapa negara diberikan sebagai contoh -

Senin, 09 November 2009

Teknologi Berbasis Konservasi Alam


Bukankah kita tinggal di sebuah ekosistem kompleks,
terintegrasi, dan
sensitif terhadap
perubahan??Teknologi
yang kita kembangkan dan gunakan selama ini adalah teknologi yang menantang alam sebagai tandingan dalam kompetisi di biosfer kita.Dan kita akan tahu bahwa kita takkan menang bila kita melawannya.Karena alam bukanlah sesuatu yang harus kita tentang,tetapi sederet keadaan yang harus kita lestarikan.



Lebih dari 8 milyar ton gas karbon tanpa kita sadari,atau bahkan dengan sengaja kita buang pada atmosfer kita yang telah tua. Ingatkah kita semua, bahwa Alam yang kita rusak akan membinasakan kita. Dan semakin cepat kita merusaknya,semakin cepat pula kita akan dirusak olehnya.

Semua alat elektronik dan mesin pada kendaraan kita telah berkontribusi besar dalam rencana pemberantasan Ozon sebagai pelindung kita...Lantas apa yang harus kita lakukan???Kita harus mengubah orientasi teknologi kita dengan basis konservasi.Yang harus kita lakukan adalah propagasi terhadap kerusakan yang telah kita timbulkan.
Tidak berarti juga bahwa kita harus kembali ke zaman prasejarah, atau zaman batu, atau entah apa namanya...

Bukan berarti dengan semua hasil teknologi manusia yang telah berhasil diciptakan mengotori ozon kita lantas kita tidak boleh menikmatinya...Tapi, pikirkan langkah kita ke depan dengan semua teknlogi dan pengetahuan yang kita punya untuk menghentikan pelelehan kutub utara seluas 10 kali pulau jawa...Cukup dengan mematikan semua alat elektronik dan mesin yang tidak kita gunakan, kita telah berupaya untuk menyelamatkan bumi kita...

Lantas cukupkah hanya dengan itu saja???
tentu saja tidak, harus kita buat mindset dan mainset mengenai orientasi teknologi yang baru...Teknologi yang berorientasi pada alam...
Dan, harus kita lakukan sekarang!

Sebelum semuanya menjadi begitu terlambat hingga kita hanya bisa terdiam menunggu kehancuran...Dan Sebelum air bersih dan hamparan rumput hijau hanyalah menjadi sebuah dongeng semu bagi anak cucu kita...Kelak di masa mendatang...

Rumah Sehat Rumah Idaman


Sebuah rumah merupakan salah satu komponen terpenting yang tak dapat terbantahkan lagi dalam peranannya pada kehidupan umat manusia. Tidak sedikit pula kejadian dan bencana yang menimbulkan banyak kerugian menimpa suatu individu karena tidak tercukupinya kebutuhan primer ini, Rumah. Akan tetapi, dapatkah dipastikan jika kebutuhan akan rumah ini terpenuhi lantas diri kita akan terbebas dari semua masalah kehidupan yang ada? Bukankah kita sebenarnya membutuhkan suatu rumah yang sehat, nyaman, dan menentramkan yang menjadi Rumah Idaman kita? Berikut ini akan disampaikan kriteria apa saja yang menjadikan rumah anda sebagai Rumah Idaman



Berdasar pengamatan beberapa psikolog, jika kita merasa nyaman berada di dalam rumah maka segala sesuatu yang akan kita kerjakan menjadi lebih bersemangat dan memiliki kecenderungan sukses yang lebih besar daripada mereka yang merasa tidak nyaman berada di rumah. Dalam hal ini diartikan bahwa untuk mencapai suatu keberhasilan tidak hanya diperlukan aspek usaha spesifik pada bidang tersebut, tetapi juga harus didukung dengan infrastruktur, seperti rumah, yang baik. Oleh karena itu, adalah sangat penting untuk mendapatkan Rumah Idaman bagi masing-masing orang.

Bagaimana cara mendapatkan Rumah Idaman kita tersebut? Tentu akan tidak sama bagi tiap-tiap orang, namun masyarakat pastilah setuju bahwa rumah idaman mereka adalah rumah yang mampu mendukung segala kegiatan mereka dan mampu meningkatkan performa kerja masing-masing. Untuk mendapatkan segala sesuatu yang mendukung performa mereka, salah satu syarat terpenting yang harus dipenuhi adalah dengan mewujudkan Rumah Sehat.

Rumah disebut sehat apabila memenuhi syarat – syarat :

1. Kesehatan

Suatu rumah disebut memenuhi syarat kesehatan apabila :
Cukup hawa dan aliran udara segar, berarti mempunyai ventilasi yang cukup.

2. Kekuatan bangunan

1. Rumah dengan struktur dan kontruksi bangunan yang cukup kuat sesuai
dengan keadaan setempat.

2. Rumah yang menggunakan bahan yang cukup kuat, tidak mudah
rapuh dan tidak khawatir dapat ambruk sewaktu – waktu.

3. Keterjangkauan

Secara sosial ekonomis, terjangkau oleh pemilik atau penghuni, baik
ongkos / biaya sewa, membeli atau membangun.


Selain syarat-syarat yang ada di atas, terdapat juga beberapa persyaratan yang dijadikan acuan dalam menggolongkan suatu rumah pada predikat Rumah Sehat.

Kriteria Rumah Sehat
Rumusan yang dikeluarkan oleh APHA (American Public Health Association)
bahwa persyaratan rumah sehat :

* Harus memenuhi kebutuhan – kebutuhan physiologis

* Harus memenuhi kebutuhan – kebutuhan psycologis

* Harus terhindar dari penyakit menular

* Harus terhindar dari kecelakaan – kecelakaan


Tentu saja selain itu kita juga masih harus memperhatikan aspek sanitasi, drainase, lokasi, serta sarana dan prasarana lingkungan. Tidak dapat dipungkiri bahwa lingkungan juga sangat memengaruhi aspek kelayakan pada suatu rumah. Di samping hal yang telah diuraikan di atas, bahwa Rumah Sehat yang menjadi ciri dari sebuah Rumah Idaman tersebut juga harus memenuhi aspek persyaratan fisiologis, psikologis, dan bebas dari penularan penyakit. Dari berbagai sumber ilmiah yang didapatkan dari Jurnal Ilmiah internasional yang melansir keterangan dari Winslow dan APHA, didapatkan aspek :

1. Memenuhi kebutuhan fisiologis

2. Memenuhi kebutuhan psikologis

3. Mencegah penularan penyakit


Jika segala kebutuhan dan aspek di atas mampu diwujudkan, akan tercipta suatu rumah sehat yang cukup aman dan nyaman bagi masing-masing penghuni. Tentu saja kenyamanan ini akan menjadikan rumah kita sebagai tempat untuk bernaung dan tempat untuk beristirahat sehingga menumbuhkan kehidupan yang sempurna, baik fisik, rohani maupun sosial.

Dan bagi anda yang mungkin ingin mencari-cari referensi mengenai properti tentang rumah, pembelian rumah, penjualan, dan segala macamnya, dapat anda coba untuk berkunjung ke PropertyKita.com atau berkunjung ke blog Rumah Idaman.

BENARKAH KABISAT TERJADI 4 TAHUN SEKALI?



Apakah anda menyangka bahwa tahun kabisat adalah tahun yang habis dibagi 4? Apakah selama ini anda mengira bahwa tahun kabisat terjadi setiap 4 tahun sekali? Hmmm...Jika iya, maka nampaknya anda harus merekonstruksi ulang pemikiran anda. Mungkin beberapa dari kita berpikiran bahwa tahun kabisat terdefinisi seperti di atas, namun mungkin beberapa dari kita telah mengetahui definisi asli dari tahun kabisat. Untuk lebih jelasnya, mari kita simak artikel ini dengan segenap hati(^_^).

Sebelum membahas kapan terjadinya tahun kabisat dan apakah definisi aslinya, alangkah baiknya jika kita mengetahui definisi satu tahun terlebih dahulu. Seperti kita ketahui, sistem penanggalan yang dipakai secara umum di dunia adalah Sistem Penanggalan Solar( Penanggalan Syamsiyah/Matahari ) dan Sistem Penanggalan Lunar( Penanggalan Qomariyah/Bulan ). Sebenarnya selain 2 sistem penanggalan itu masih ada beberapa sistem penanggalan yang lain seperti Sistem Penanggalan Lunisolar, Sistem Penanggalan Fiskal, Sistem Penanggalan Persetujuan, dan Sistem Penanggalan yang didasarkan pada pergerakan Venus. Diantara 2 sistem penanggalan yang dipakai secara umum tersebut, sistem penanggalan Solar adalah sistem yang sementara paling banyak dipakai oleh manusia di dunia.



Menurut berbagai sumber tepercaya dan literatur-literatur ilmiah yang ada, 1 tahun dalam kalender Syamsiyah terdiri dari 365 hari, 5 jam, 48 menit, dan 45,1814 detik. Jadi, menurut sumber ilmiah yang didasarkan pada lamanya proses revolusi bumi terhadap matahari, 1 tahun dalam kalender Syamsiyah tidaklah secara tepat 365 hari. Dikarenakan hal tersebut, jika kita mengasumsikan 1 tahun sebagai 365 hari dan membuang kelebihan jam, menit, dan detik sisanya, maka setiap empat tahun kita akan mengalami kekurangan hampir satu hari ( 23 jam, 15 menit, 0,7256 detik). Untuk mengatasi hal ini, setiap empat tahun sekali (tahun yang bisa dibagi empat ), diberi satu hari ekstra yakni pada 29 Februari. Penambahan satu hari setiap 4 tahun sekali itulah yang kita sebut sebagai tahun kabisat seperti sekarang ini.

Apakah definisi tahun kabisat berhenti sampai di situ? Mungkin ada 1 hal yang kita lupakan. Proses penambahan satu hari setiap 4 tahun sekali tadi, terjadi dari pembulatan sisa jam, menit dan detik setiap tahun yang menghasilkan 23 jam, 15 menit, 0,7256 detik. Jika kita perhatikan, akumulasi tersebut tidaklah persis 1 hari sesuai dengan definisi kita yakni 24 jam dan diperlukan 45 menit 59,2744 detik untk menjadi 1 hari penuh. Hal inilah yang menyebabkan bahwa tahun kabisat tidak boleh hanya didefinisikan sebagai tahun yang habis dibagi 4.

Dikarenakan oleh hal di atas, akibatnya pada kurun waktu tertentu pada tahun kelipatan 4, tidak diperlukan penambahan 1 hari untuk mengimpaskan kekurangan tadi. Lantas, kapankah tahun kelipatan 4 yang bukan merupakan tahun kabisat itu? Jika kita hitung dalam kurun waktu 100 tahun, akan terjadi sebanyak 25 kali tahun kabisat. Jika kita mengakumulasikan kekurangan dalam pembulatan 1 hari selama 25 kali di atas, maka kekurangan 1 hari yang kita perlukan telah impas. Oleh karena itulah, tahun kabisat adalah tahun yang habis dibagi 4 namun bukan tahun kelipatan 100. Akan tetapi, untuk tahun kelipatan 400 tetaplah menjadi tahun kabisat. Hal ini sesuai dengan penghitungan yang telah dijelaskan di atas, namun dengan orientasi setiap 100 tahun sekali. Dengan demikian, tahun 100, 1700, 1900, 2100 bukanlah tahun kabisat. Namun begitu, tahun 400, 1600, 2000 merupakan tahun kabisat.

Demikianlah penjelasan ringan dari embun untuk teman-teman semua. Semoga artikel ini dapat sedikit membantu dalam dunia pendidikan dan ilmu pengetahuan. Jangan lupa sering-sering mampir di sini ya...
Have a nice Day...^_^

Sabtu, 07 November 2009

CINTA di atas CINTA

Dari anas bin malik radliyallahu’anhu bahwa Rasulullah shallallahu’alaihiw a sallam bersabda: “Ada tiga hal yang barangsiapa memilikinya niscaya ia akan mendapatkan manisnya iman: (1). Allah ta’ala dan Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam lebih ia cintai daripada yang lainnya, (2). Mencintainya seseorang, tidaklah ia mencintainya melainkan karena Allah ta’ala, (3). Benci untuk kembali kepada kekafiran setelah Allah ta’ala menyelamatkan darinya sebagaimana ia benci dirinya dimasukkan ke dalam api”[1]

Merasakan manisnya sesuatu merupakan buah dari cinta terhadapnya. Di kala seseorang mencintai sesuatu atau menyukai lantas mendapatkannya, maka ia akan merasakan manis, lezat dan bahagia karenanya. Demikian pula manisnya iman yang dirasa oleh seorang mukmin; kelezatan dan kebahagiaan yang ia dapatkan dalam keimanannya sebanding dengan cinta yang ada dalam dirinya. Dan hal itu akan ia dapatkan dengan melakukan tiga hal yang disebutkan oleh hadits di atas.[2]

Yang berhak dicinta di atas cinta
-----------------------------------------
Cinta, sebuah kata yang indah didengar, manis diucapkan, nikmat dirasakan. Cinta adalah karunia dan rohmat dari Allah ta’ala yang Dia berikan dan Dia bagikan kepada manusia.

Segala puji bagi Allah ta’ala yang telah menjadikan cinta sebagai jalan menuju apa yang dicintai-Nya, dan telah menjadikan ketaatan dan ketundukan kepada-Nya sebagai dalil atas kebenaran dan kejujuran cinta. Dia-lah yang telah menggerakkan jiwa dengan cinta menuju kesempunaan. Mahasuci Allah yang telah memalingkan hati kepada yang Dia kehendaki dan untuk apa yang Dia kehendaki dengan kekuasaan-Nya. Dia lah yang menjadikan cinta bercorak dan bercita warna, membagikan cinta kepada para hamba-Nya, memberikan pilihan kepada mereka apa dan siapa yang dicintainya; ada cinta yang mulia dan ada yang hina, ada yang cinta harta, wanita, tahta dan segala yang nista.

Namun ada sebuah cinta yang paling mulia, (yaitu) cinta kepada Sang Pencipta cinta, yang telah menciptakan alam semesta dengan cinta, dan untuk cinta, karena pada hakikatnya cinta yang tertinggi dan termulia dari hamba adalah menghamba kepada-Nya. Dan tiada yang berhak menerima cinta termulia ini melainkan Dzat yang seluruh alam semesta harus tunduk kepada-Nya. Karena tidaklah jin dan manusia diciptakan melainkan untuk menghamba kepada-Nya. Dan seluruh cinta harus tunduk di bawah cinta-Nya dan cinta karena-Nya.

Semakin bertambah cinta seorang mukmin kepada Allah ta’ala dan Rasul-Nya, semakin bertambah pula rasa manis imannya. Karena iman memiliki rasa manis dalam hati, kelezatan iman yang tidak diketahui melainkan oleh Allah ta’ala, itulah cinta di atas cinta[3].

Cinta Hakiki Cinta Yang Terbukti
-----------------------------------------
Cinta butuh kepada bukti untuk bisa diakui kebenaran cintanya. Karena siapapun bisa saja mengaku cinta, namun tidak semua pengakuan cinta itu hakiki dan sejati, dan tidak semua pengakuan cinta itu abadi. Ada tanda-tanda dan bukti cinta yang harus diwujudkan hingga bisa diketahui manakah sebenarnya cinta yang sejati dan mana yang hanya sekedar cinta palsu. Demikian pula apakah cinta itu tulus dan murni ataukah sebenarnya ada keinginan lain dibalik pengakuan cinta, apalagi jika pengakuan cinta itu ditujukan kepada Allah dan Rasul-Nya, atau cinta karena Allah ta’ala dan benci karena-Nya; tentu bukan pengakuan yang sepele dan mudah diucapkan begitu saja, tetapi disinilah ukuran iman akan ditentukan. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:

”Tidaklah seorang hamba beriman hingga aku menjadi orang yang lebih ia cintai daripada keluarganya, hartanya dan manusia semuanya.” (HR. Bukhori)

Allah ta’ala juga berfirman:

”Nabi itu (hendaknya) lebih utama bagi orang-orang mukmin dari diri mereka sendiri” (QS. Al-Ahzab: 6).

Dalam hadits yang diriwayatkan dari Abdullah bin Hisyam radliyallahu’anhu bahwa ia berkata: Kami bersama Nabi shallallahu’alaihi wa sallam ketika itu beliau shallallahu’alaihi wa sallam menggandeng Umar bin al Khattab radliyallahu’anhu lalu Umar berkata kepada beliau,

”Wahai Rasulullah, sungguh engkau lebih aku cintai dari segala sesuatu kecuali dari diriku sendiri”.

Maka Nabi shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:

”Tidak ![4] Demi Dzat yang jiwaku ada di tangan Nya, hingga aku menjadi orang yang lebih engkau cintai daripada dirimu sendiri”

Maka ’Umar radliyallahu’anhu pun berkata kepada beliau, ”Sesungguhnya sekarang, Demi Allah, engkau sungguh lebih aku cintai daripada diriku sendiri”.

Maka beliau shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:

”Sekaranglah wahai Umar !”[5] yakni, baru sekaranglah imanmu sempurna.

Pedoman Hakikat Cinta
----------------------------
Allah ta’ala telah memberikan sebuah pedoman untuk mengetahui hakikat pengakuan cinta seseorang, (yaitu) bahwa yang menjadi ukuran dan bukti cinta seseorang kepada Allah ta’ala adalah sejauh mana dia dalam ber ittiba’ (mengikuti petunjuk) Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam. Allah berfirman:
قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ اللهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللهُ غَفُورُُ رَّحِيمُُ

”Katakanlah: ’Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintai dan mengampuni dosa-dosa kalian’. Allah Maha Pengampun dan Penyanyang” (QS. Ali-’Imron: 31)

Ittiba’ kepada Rasulullah merupakan bukti cinta hamba kepada Allah ta’ala. Dan Allah ta’ala memberikan janji kepada hamba-Nya berupa balasan cinta-Nya ketika memenuhi syarat cinta. Karena yang paling penting dan paling agung bukanlah pengakuan hamba bahwa ia mencintai-Nya, namun yang paling penting dan agung adalah ketika ia dicintai dan dibalas cintanya oleh yang dicintainya.

Ayat ini juga menunjukkan bahwa ittiba’ kepada Nabi shallallahu’alaihi wa sallam adalah bukti dan realisasi pengakuan cinta seseorang kepada Rasulullah yang harus didahulukan dan diletakkan di atas cinta kepada yang lainnya. Dan inilah hakikat cinta kepada Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam yang sebenarnya. Barangsiapa yang menyelisihi, menyimpang dan meninggalkan ittiba’, apalagi mengolok-olok, meremehkan, menghina dan menghujat sunnah Nabi shallallahu’alaihi wa sallam, berarti dia telah bermaksiat kepada Allah ta’ala, sekaligus menafikan kesempurnaan atau bahkan seluruh imannya.

Hanya kepada-Nya lah seharusnya kita memberikan cinta di atas cinta. Walillahil mahabbah.




-----------------------------------------

Penulis: Ust. Abu Abdirrahman

Sumber: Majalah alMawaddah Edisi ke-5 Tahun ke-2 Dzulhijjah 1429/ Desember 2008 hal. 12-13.

[1] Diriwayatkan Bukhori dalam kitab al-Iman, bab Halawatil Iiman 1/14 no. 16; dan Muslim dalam kitab al-Iman, bab Bayan Khisholi Man Ittashofa Bihinna Wajada Halawatal Imaan 1/48 no. 174, an-Nasa’I 8/470 no. 4901, dan Ahmad 3/103 no. 12025

[2] Lihat Majmu’ Fatawa 10/205-206

[3] Disarikan dari Muqoddimah Ibnul Qoyyim dalam Roudhotul Muhibbin dari Majmu’ Fatawa 10/648-650

[4] Yakni belum sempurna imanmu

[5] Diriwayatkan al-Bukhori dalam kitab al-Aiman wan nudzuur bab kaifa kaanat yaminun Nabi shallallahu’alaihi wa sallam 6/2445 no. 6257.

Selasa, 03 November 2009

Siapa Bilang Pacaran Haram ??!!!(Eiitt dibaca dulu!!)

Siapa Bilang Pacaran Haram ??!!!

Segala puji hanya milik Allah ‘Azza wa Jalla. Hanya kepadaNya kita memuji, meminta tolong, memohon ampunan, bertaubat dan memohon perlindungan atas kejelekan-kejelekan diri dan amal-amal yang buruk.

Adalah suatu hal yang telah menyebar luas dikalangan masyarakat sebuah kebiasaan yang terlarang dalam islam namun sadar tak sadar telah menjadi suatu hal yang sangat sering kita lihat bahkan sebahagian orang menganggapnya adalah suatu hal yang boleh-boleh saja, kebiasan tersebut adalah apa yang disebut sebagai pacaran. Oleh karena itu maka penulis mencoba untuk memaparkan sedikit tinjauan islam tentang hal ini dengan harapan penulis dan pembaca sekalian dapat memahami bagaimana islam memandang pacaran serta kemudian dapat menjauhinya.


Siapa Bilang Pacaran Haram ??!!!

Segala puji hanya milik Allah ‘Azza wa Jalla. Hanya kepadaNya kita memuji, meminta tolong, memohon ampunan, bertaubat dan memohon perlindungan atas kejelekan-kejelekan diri dan amal-amal yang buruk.

Adalah suatu hal yang telah menyebar luas dikalangan masyarakat sebuah kebiasaan yang terlarang dalam islam namun sadar tak sadar telah menjadi suatu hal yang sangat sering kita lihat bahkan sebahagian orang menganggapnya adalah suatu hal yang boleh-boleh saja, kebiasan tersebut adalah apa yang disebut sebagai pacaran. Oleh karena itu maka penulis mencoba untuk memaparkan sedikit tinjauan islam tentang hal ini dengan harapan penulis dan pembaca sekalian dapat memahami bagaimana islam memandang pacaran serta kemudian dapat menjauhinya.

Pacaran yang dikenal secara umum adalah suatu jalinan hubungan cinta kasih antara dua orang yang berbeda jenis yang bukan mahrom dengan anggapan sebagai persiapan untuk saling mengenal sebelum akhirnya menikah[1]. Inilah mungkin definisi pacaran yang banyak tersebar dikalangan muda-mudi. Maka atas dasar inilah kebanyakan orang menganggap bahwa hal ini adalah suatu yang boleh-boleh saja, bahkan lebih parahnya lagi dianggap aneh kalau menikah tanpa pacaran terlebih dahulu –wal ‘iyyadzubillah –. Lalu jika demikian bagaimanakah tinjauan islam tentang hal ini? Berikut penulis coba jelaskan sedikit kepada pembaca –sesuai dengan ilmu yang sampai kepada penulis– bagaimana islam memandang pacaran.

Pacaran adalah suatu yang sudah jelas keharamannya dalam islam, dalil tentang hal ini banyak sekali diantaranya adalah firman Allah ‘Azza wa Jalla :

وَلاَ تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلاً

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan seburuk-buruk jalan”. (Al Isra’ [17] : 32).

Ayat ini adalah dalil tegas yang menunjukkan haramnya pacaran. Berkaitan dengan ayat ini seorang ahli tafsir Syaikh Abdurrahman bin Nashir As Sa’di –rahimahullah- mengatakan dalam tafsirnya, “Larangan mendekati suatu perbuatan nilainya lebih daripada semata-mata larangan melakukan suatu perbuatan karena larangan mendekati suatu perbuatan mencakup larangan seluruh hal yang dapat menjadi pembuka/jalan dan dorongan untuk melakukan perbuatan yang dilarang”. Kemudian Beliau –rahimahullah- menambahkan sebuah kaidah yang penting dalam hal ini, “Barangsiapa yang mendekati suatu perbuatan yang terlarang maka dikhawatirkan dia terjatuh pada suatu yang dilarang”[2]. Hal senada juga sebelumnya dikatakan penulis Tafsir Jalalain demikian juga Asy Syaukani –rahimahullah- namun Beliau menambahkan, “Jika suatu yang haram itu telah dilarang maka jalan menuju keharaman tersebut juga dilarang dengan melihat maksud pembicaran”[3]. Bahkan diakatakan oleh Syaikh Muhammad bin Sholeh Al ‘Utsaimin –rahimahullah-, “termasuk dalam ayat ini larangan melihat wanita yang bukan istrinya (yang tidak halal baginya, pen.), mendengarkan suaranya, menyentuhnya, sama saja apakah ketika itu dia sengaja untuk bersenang-senang dengannya ataupun tidak”[4]. Dari penjelasan para ulama ini jelaslah bahwa pacaran dalam islam hukumnya haram karena pacaran termasuk dalam perkara menuju zina yang Allah haramkan ummat nabiNya untuk mendekatinya.

Jika ada yang mengatakan bahwa pacaran belumlah dapat dikatakan sebagai perbuatan menuju zina, maka kita katakan kepadanya bukankah orang yang paling tahu tentang perkara yang dapat mendekatkan ummatnya ke surga dan menjauhkannya dari api neraka telah mengatakan :

وَ احْفَظُوْا فُرُوْجَكُمْ وَ غَضُّوْا أَبْصَارَكُمْ وَ كَفُّوْا أَيْدِيَكُمْ

“Jagalah kemaluan kalian, tundukkanlah pandangan-pandangan kalian dan tahanlah tangan-tangan kalian”.[5]

Dalam hadits yang mulia ini terdapat perintah untuk menundukkan pandangan dan hukum asal dari suatu perintah baik itu perintah Allah ‘Azza wa Jalla ataupun perintah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah wajib dan adanya tunututan untuk melaksanakan apa yang diperintahkan dengan segera[6]. Maka jelaslah bahwa pacaran adalah suatu yang diharamkan dalam islam.

Kemudian jika ada yang mengatakan kalau seandainya pacaran tidak dibolehkan maka bagaimanakah dua orang insan bisa menikah padahal mereka belum saling kenal? Maka kita katakan pada orang yang beralasan demikian dengan jawaban yang singkat namun tegas bukankah petunjuk Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah sebaik-baik petunjuk? Bukankah Beliau adalah orang yang paling kasih kepada ummatnya tidak memberikan petunjuk yang demikian? Firman Allah ‘Azza wa Jalla,

لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِنْ أَنْفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ

“Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, amt berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin”. (At Taubah [9] : 128).

Kata حَرِيصٌ عَلَيْكُمْ pada ayat di atas ditafsirkan oleh Syaikh Abdurrahman bin Nashir As Sa’di –rahimahullah- berarti bahwa, “Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang mencintai kebaikan kepada kita ummatnya, mengerahkan seluruh kesungguhannya dalam rangka menyampaikan kebaikan kepada mereka, bersemangat untuk dapat memberikan hidayah (irsyad, pent.) berupa iman kepada mereka, tidak suka jika kejelekan menimpa mereka dan menegerahkan seluruh usahanya untuk menjauhkan mereka dari kejelekan”[7]. Dengan demikian ayat di atas jelas menunjukkan bahwa Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling kasih pada ummatnya dan paling menginginkan kebaikan untuk mereka namun Beliau tidaklah mengajarkan kepada ummatnya yang demikian. Simak pula sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam :

إِنَّهُ لَمْ يَكُنْ نَبِىٌّ قَبْلِى إِلاَّ كَانَ حَقًّا عَلَيْهِ أَنْ يَدُلَّ أُمَّتَهُ عَلَى خَيْرِ مَا يَعْلَمُهُ لَهُمْ وَيُنْذِرَهُمْ شَرَّ مَا يَعْلَمُهُ

“Sesungguhnya tidak ada Nabi sebelumku kecuali wajib baginya menunjukkan kepada umatnya kebaikan yang dia ketahui untuk umatnya, dan mengingatkan semua kejelekan yang dia ketahui bagi umatnya…”.[8]

Maka hendak kemanakah lari orang yang berpendapat kalau seandainya pacaran tidak dibolehkan maka bagaimanakah dua orang insan bisa menikah padahal mereka belum saling kenal? Bukankah Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengajarkan dan mempraktekkan bagaimana tatacara menuju pernikahan? Apakah Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengajarkan kepada kita cara mencari pasangan hidup dengan pacaran? Wahai pengikut hawa nafsu hendak kemanakah lagi engkau palingkan sesuatu yang telah jelas dan gamblang ini ??!!! Kalau seandainya yang demikian dapat mengantarkan kepada kebaikan tentulah Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengajarkannya kepada kita.

Sebagai penutup kami nukilkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang posisi shaf laki-laki dan perempuan dalam sholat, Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan :

خَيْرُ صُفُوفِ الرِّجَالِ أَوَّلُهَا وَشَرُّهَا آخِرُهَا وَخَيْرُ صُفُوفِ النِّسَاءِ آخِرُهَا وَشَرُّهَا أَوَّلُهَا

“Sebaik-baik shaf laki-laki adalah yang pertama, sejelek-jeleknya adalah yang paling akhir dan Sebaik-baik shaf perempuan adalah yang paling akhir, sejelek-jeleknya adalah adalah yang paling awal”.[9]

Maka renungkan wahai saudaraku apakah lebih layak orang –bukan suami istri­­– yang tidak sedang dalam keadaan beribadah kepada Allah untuk berdekatan, berdua-duan dan bermesra-mesraan serta merasa aman dari perbuatan menuju zina padahal Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang mulia mengatakan yang demikian !!!?? Bukankah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menyatakan :

ما نَهَيتُكُمْ عَنْهُ ، فاجْتَنِبوهُ

“Semua perkara yang aku larang maka jauhilah”[10]

Allahu Ta’ala a’lam bish showaab, mudah-mudahan yang sedikit ini dapat menjadi renungan bagi orang-orang yang masih melakukannya dan bagi kita yang tidak mudah-mudahan Allah jaga anak keturunan kita darinya.

Menjelang malam, 17 Jumadi Tsaniyah 1430/11 Juni 2009.

Abu Halim Budi bin Usman As Sigambali

Yang selalu mengharap ampunan Robbnya
[1] Jika tujuannya seperti ini saja terlarang bagaimana jika tidak dengan tujuan yang demikian semisal hanya ingin berbagi rasa duka dan bahagia ??!! Tentulah hukumnya lebih layak untuk dikatakan haram.

[2] Lihat Taisir Karimir Rahman fi Tafsiri Kalaamil Mannan hal. 431 terbitan Dar Ibnu Hazm Beirut, Libanon.

[3] Lihat Fathul Qodhir hal. 258, terbitan Maktabah Syamilah.

[4] Lihat Syarh Al Kabair hal. 60 terbitan Darul Kutub Al Ilmiyah, Beirut, Lebanon.

[5] HR. Ibnu Khuzaimah no. 91/III, Ibnu Hibban no. 107, Al Hakim no. 358-359/IV, Ahmad no. 323/V, Thobroni no. 49/I dan Baihaqi no. 47/II, dan dihasankan oleh Al Albani dalam Ash Shahihah no. 1525.

[6] Lihat Ushul Min Ilmi Ushul oleh Syaikh Muhammad bin Sholeh Al ‘Utsaimin –rahimahullah- hal. 24 terbitan Darul Aqidah Iskandariyah, Mesir.

[7] Lihat Taisir Karimir Rahman fi Tafsiri Kalaamil Mannan hal. 334 terbitan Dar Ibnu Hazm Beirut, Libanon.

[8] HR. Muslim no. 1844 dari jalan Ibnu Amr radhiyallahu ‘anhu.

[9] HR. Muslim no. 132 dan lain-lain.

[10] HR. Bukhori no. 7288, Muslim no. 1337.

Minggu, 01 November 2009

Membuat Symbol Khusus Di Facebook



Situs Facebook kini telah dimiliki hampir oleh semua orang. Akan tetapi, tidak banyak orang yang mengetahui berbagai macam Tips Trick Facebook maupun Rahasia Facebook yang patut untuk dikuak. Salah satu Rahasia tersebut adalah Membuat Simbol Khusus Pada Facebook atau juga sering disebut Karakter Khusus Di Facebook yang tidak dapat dibuat dengan cara pengetikkan biasa. Lalu, bagaimana Cara Membuat Symbol Pada Facebook seperti gambar di atas? Untuk membuat Logo atau Special Character yang menambah Feel Facebook tersebut, Ikuti langkah-langkah berikut ini :


1. Untuk membuat Symbol khusus tersebut, Anda harus menekan tombol Alt+angka tertentu.

2. Pastikan NumLock pada Keyboard anda dalam keadaan ON.

3. untuk menekan angka tertentu, tekanlah menggunakan NumPad (Kumpulan Tombol Angka pada bagian Kanan Keyboard).

4. Berikut ini daftar Karakter Khusus yang dapat ditampilkan :

Alt + 0153..... ™ [trademark symbol]
Alt + 0169.... © [copyright symbol]
Alt + 0174..... ® [registered trademark symbol]
Alt + 0176 ...° [degree symbol]
Alt + 0177 ...± [plus-or-minus sign]
Alt + 0182 ...¶ [paragraph mark]
Alt + 0190 ...¾ [ three-fourth]
Alt + 0215 .... × [multiplication sign]
Alt + 0162... ¢ [the cent sign]
Alt + 0161..... ¡ [upside down exclamation point]
Alt + 0191..... ¿ [upside down question mark]
Alt + 1.......... ☺ [smiley face]
Alt + 2 ......... ☻ [black smiley face]
Alt + 15........ ☼ [sun]
Alt + 12........ ♀ [female sign]
Alt + 11....... ♂ [male sign]
Alt + 6.....♠ [spade sign]
Alt + 5.......... ♣ [Club symbol]
Alt + 3.......... ♥[Heart]
Alt + 4.......... ♦ [Diamond]
Alt + 13........ ♪ [Music note]
Alt + 14........ ♫ [Music note]
Alt + 8721.... ∑ [N-ary summation (auto sum)]
Alt + 251...... √ [square root check mark]
Alt + 8236..... ∞ [infinity]
Alt + 24........ ↑ [up arrow]
Alt + 25........ ↓ [down arrow]
Alt + 26........ → [right pointing arrow]
Alt + 27........ ← [left arrow]
Alt + 18........ ↕ [up/down arrow]
Alt + 29........ ↔ [left right arrow ]

Berikut beberapa Karakter Khusus Tambahan :

§--Alt+21
▬--Alt+22
∟--Alt+28
▲--Alt+30
--Alt+32
!--Alt+33
"--Alt+34
#--Alt+35
$--Alt+36
%--Alt+37
&--Alt+38
'--Alt+39
(--Alt+40
)--Alt+41
*--Alt+42
+--Alt+43
,--Alt+44
---Alt+45
.--Alt+46
/--Alt+47

5. Selain karakter di atas, Anda dapat ber-experiment dengan angka-angka acak yang anda coba-coba sendiri.

6. Tidak hanya pada Facebook, Karakter khusus di atas juga dapat ditampilkan dengan cara yang sama pada saat kita melakukan Chatting.


Demikian Tips & Trick dari Embun kali ini. Semoga Bermanfaat. Selamat Mencoba.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More