Jumat, 12 Desember 2014

Karakteristik pemimpin yang dibutuhkan Bangsa Indonesia


Pada dasarnya setiap manusia diciptakan sebagai seorang khalifah atau pemimpin. Seorang pemimpin pasti memiliki cara masing-masing untuk mengabdi serta menjadi seorang pemimpin tidak dibatasi oleh panjang usia khususnya para pemuda. Seorang pemuda khususnya mahasiswa haruslah menjadi generasi muda penerus bangsa yang baik. Hal tersebut dapat dinilai dari karakteristik yang ada di dalam dirinya. Sehingga bisa menjadi seseorang yang patut menjadi pemimpin bagi bangsa. Karakteristik minimal yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin muda adalah PATRIOT yang memiliki arti dasar pembela atau pecinta tanah air. PATRIOT yang dimaksud ini juga memiliki nilai-nilai dasar yakni Prestatif, Aktif, Tanggap, Kritis, Visioner, dan Tanggung Jawab.
Prestatif Artinya pemimpin dituntut terus berprestasi untuk mendorong pengikutnya supaya lebih termotivasi. Prestasi ini bukan berarti berlomba mendapatkan juara pertama, melainkan dalam setiap waktu dan setiap aktivitas harus bisa mencapai sesuatu yang lebih baik dari sebelumnya.
Aktif artinya pemimpin dituntut aktif dalam berbagai aktivitas. Aktif disini tidak hanya aktif berbicara melainkan juga aktif dalam hal apapun. serta aktif ini identik dengan memberikan suatu efek yang sifatnya membangun atau solutif.
Tanggap artinya pemimpin dituntut respon atau menanggapi suatu keadaan. Keadaan dimana ketika terdapat suatu permasalahan. Serta tanggap ini berarti cenderung lebih bertindak bukan hanya diam dan berpikir.
Kritis berarti pemimpin dituntut berpikir kritis. Artinya janganlah menerima hasil dengan pasrah. Walaupun telah mendapatkan suatu perencanaan yang baik, janganlah segera dilakukan tetapi dikoreksi lagi agar manjadi perencanaan yang terbaik. Selain itu, janganlah menerima hasil mentah-mentah tanpa detail yang jelas. Negara butuh pemimpin yang kritis dalam menghadapi cobaan yang dialami. Khususnya masalah-masalah yang sering muncul seperti politik ekonomi, sosial, dan budaya.
Visioner artinya pemimpin dituntut untuk mempunyai visi atau cita-cita. Atau juga bisa disebut pemimpin haruslah punya suatu tujuan baik tujuan jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. Pemimpin seperti inilah yang diharapkan oleh Negara karena rakyat pasti ingin kejelasan kalau negara akan dibawa kearah mana. Sehingga sifat ini sangat penting sebagai peran untuk memajukan bangsa.
Tanggung Jawab artinya pemimpin dituntut siap bertanggung jawab atas apa yang telah dilakukannya. Jika melakukan suatu kesalahan haruslah menjawab dengan jujur dan siap menerima konsekuensinya. Serta sifat tanggung jawab ini harus dimiliki karena sebaik-baik apapun seseorang menghindar pasti tetap ada yang mengetahui perbutan yang telah dilakukannya.
Sejujurnya terdapat karakteristik lain yang juga harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Tetapi karakter Patriot ini merupakan salah satu karakter yang harus dimiliki oleh para pemimpin muda. Dengan karakter ini diharapkan pemuda bisa menjadi generasi muda penerus bangsa yang baik. Karena masa depan suatu Negara berada ditangan pemuda. Soekarno pernah berkata bahwa dia bisa meruntuhkan gunung dengan seribu orang tua. Namun dia hanya butuh sepuluh pemuda untuk mengguncangkan dunia. Disinilah dapat disimpulkan bahwa pemimpin muda bisa membuat pengaruh besar terhadap kemajuan suatu bangsa atau bahkan runtuhnya bangsa. Sehingga haruslah bisa menjadi mahasiswa yang luar biasa untuk Negara.

BEASISWA DATAPRINT 2014

Program beasiswa DataPrint telah memasuki tahun keempat. Setelah sukses mengadakan program beasiswa di tahun 2011 hingga 2013, maka DataPrint kembali membuat program beasiswa bagi penggunanya yang berstatus pelajar dan mahasiswa.  Hingga saat ini lebih dari 1000 beasiswa telah diberikan bagi penggunanya.

Di tahun 2014 sebanyak 700 beasiswa akan diberikan bagi pendaftar yang terseleksi. Program beasiswa dibagi dalam dua periode. Tidak ada sistem kuota berdasarkan daerah dan atau sekolah/perguruan tinggi. Hal ini bertujuan agar beasiswa dapat diterima secara merata bagi seluruh pengguna DataPrint.  Beasiswa terbagi dalam tiga nominal yaitu Rp 250 ribu, Rp 500 ribu dan Rp 1 juta. Dana beasiswa akan diberikan satu kali bagi peserta yang lolos penilaian. Aspek penilaian berdasarkan dari essay, prestasi dan keaktifan peserta.

Beasiswa yang dibagikan diharapkan dapat meringankan biaya pendidikan sekaligus mendorong penerima beasiswa untuk lebih berprestasi. Jadi, segera daftarkan diri kamu dengan cara mengunjungi website Beasiswa Dataprint 2014 sebelum periode habis!

Pendaftaran periode 1 : 7 Februari – 30 Juni 2014
Pengumuman                : 10 Juli 2014

Pendaftaran periode 2   : 1 Juli – 31 Desember 2014
Pengumuman                : 12 Januari 2015


Sumber: Beasiswa Dataprint 2014

Selasa, 19 November 2013

PENERAPAN IQ, SQ, EQ DALAM PENDIDIKAN

Penerapan IQ, EQ, dan SQ sangatlah penting dalam dunia pendidikan. 3 unsur tersebut saling memiliki keterikatan antara satu sama lain. Sehingga 3 unsur tersebut harus memiliki porsi yang seimbang di dalam diri seseorang. Serta IQ, EQ, dan SQ merupakan 3 unsur yang harus benar-benar diperhatikan oleh setiap orang untuk mencapai masa depan yang sukses dan mulia.
IQ (Intelligence Quotien) adalah kemampuan seseorang dalam hal intelektual, analisis, logika, dan dedikasi. IQ merupakan kecerdasan otak untuk menerima, menyimpan, dan mengolah informasi menjadi fakta. Contohnya, orang yang memiliki IQ tinggi adalah orang yang cerdas dan kaya ilmu. Dan biasanya orang tersebut cepat dan tanggap dalam menerima ilmu dan wawasan.
EQ (Emotional Quotien) adalah kemampuan seseorang untuk mengenali perasaan baik pada diri sendiri maupun orang lain. Selain itu juga kemampuan untuk memotivasi diri sendiri, serta kemampuan untuk mengolah emosi dengan baik pada diri sendiri dan orang lain. Contohnya, orang yang memiliki sikap mulia dan terpuji di kehidupan sehari-hari pasti memiliki EQ yang tinggi. Serta juga biasanya orang tersebut disukai banyak orang.
SQ (Spiritual Quotien) adalah kemampuan seseorang untuk mengerti dan memberi makna pada apa yang di hadapi dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga seseorang akan memiliki toleransi dan fleksibilitas dalam menghadapi persoalan dimasyarakat. Pada umumnya SQ sering dikaitkan dengan suara hati dimana hanya orang tersebut yang mengetahui jawaban dari masalahnya sendiri. Contohnya, orang yang memiliki SQ yang tinggi adalah orang yang mendalami ilmu agama. Orang tersebut selalu mencoba tenang dalam menghadapi persoalan. Sehingga orang yang memiliki SQ tinggi biasanya telah mengerti apa yang seharusnya dilakukan dalam kehidupan sehari-hari dikarenakan orang tersebut mengaitkan antara dunia dan akhirat.
Dari uraian diatas daoat disimpulkan bahwa, ketiga unsur tersebut sangatlah memiliki peran sendiri-sendiri dalam menghadapi persoalan. Seperti contoh IQ untuk profesi masa depan, EQ untuk nilai moral kepada orang lain, dan SQ untuk pencarian makna hidup. Atau bisa digunakan untuk pedoman yang lain. Sehingga Ketiga unsur ini patut diterapkan dalam kehidupan sehari-hari khususnya di dunia pendidikan. Karena pada umumnya, pendidikan cenderung meningkatkan pribadi pelajar dalam hal IQ. Apabila seorang pelajar sejak kecil sudah memiliki ketiga unsur secara seimbang, pasti Indonesia akan mencetak generasi muda yang cerdas, terpuji, dan santun. Persoalan mengenai KKN, kebodohan, Kekerasan pasti akan surut dan hilang.
Hal yang penting dan harus digaris bawahi adalah ketiga unsur ini harus seimbang di dalam diri seseorang. Apabila sebagian besar pelajar di Indonesia telah memiliki IQ, EQ dan SQ yang tinggi, saya tidak ragu bahwa Indonesia akan menjadi negara yang memiliki generasi muda penerus bangsa yang sangat cerah. Serta dapat Menjadikan Indonesia yang presatif, inovatif, dan berbudi luhur. JAYA INDONESIAKU....

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More