WELCOME TO MY BLOG

Selasa, 02 Agustus 2011

MAHASISWA DAN BISNIS


Tak ada banyak kata yang diucapkan. tak ada banyak basa-basi dalam tulisan ini. yang terpenting untuk mahasiswa agar bisa berbisnis adalah tingkatkan VISI dan MISI. serta kemauan yang keras dan diiringi dengan Doa.

seseorang telah dijanjikan Tuhan Yang Maha Esa bahwa :
"Bersama Kesulitan Ada Kemudahan"

setelah lapar ada kenyang, setelah haus ada kepuasan,

setelah begadang ada tidur pulas, dan setelah sakit ada kesembuhan. Setiap
yang hilang pasti ketemu, dalam kesesatan akan datang petunjuk, dalam
kesulitan ada kemudahan, dan setiap kegelapan akan terang benderang.

{Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan (kepada Rasul-Nya)
atau sesuatu keputusan dari sisi-Nya.}
(QS. Al-Maidah: 52)

Sampaikan kabar gembira kepada malam hari bahwa sang fajar pasti
datang mengusirnya dari puncak-puncak gunung dan dasar-dasar lembah.
Kabarkan juga kepada orang yang dilanda kesusahan bahwa, pertolongan
akan datang secepat kelebatan cahaya-dan kedipan mata. Kabarkan juga
kepada orang yang ditindas bahwa kelembutan dan dekapan hangat akan
segera tiba.

Saat Anda melihat hamparan padang sahara yang seolah memanjang
tanpa batas, ketahuilah bahwa di balik kejauhan itu terdapat kebun yang
rimbun penuh hijau dedaunan.

Ketika Anda melihat seutas tali meregang kencang, ketahuilah bahwa,
tali itu akan segera putus.

Setiap tangisan akan berujung dengan senyuman, ketakutan akan
berakhir dengan rasa aman, dan kegelisahan akan sirna oleh kedamaian.
Kobaran api tidak mampu membakar tubuh Nabi Ibrahim a.s. Dan itu,
karena pertolongan Ilahi membuka “jendela” seraya berkata:
{Hai api menjadi dinginlah dan menjadi keselamatanlah bagi Ibrahim.}
(QS. Al-Anbiya’: 69)

Selasa, 07 Juni 2011

Perguruan Tinggi Itu???


Tak disangka kalau ingin masuk ke perguruan tinggi itu benar-benar sulit. saya sendiri bingung apa rencana yang harus dilakukan. ehm, mungkin memang benar ada beasiswa bidikmisi tapi untuk golongan yang enar-benar tidak mapu. namun untuk golongan yang menengah??? bagaimana dengan nasibnya?
1. Perguruan tinggi itu merupakan tempat belajar setelah LULUS SMA atau Sederajat.
2. Perguruan Tinggi itu Mahal (bagi orang yang kurang mampu)
3. sebetulnya apa yang salah dengan sistem pendidikan di Indonesia?

itulah pertanyaan yang sering ku bingungkan..

mungkin bagi orang yang kaya, tidak masalah ingin kuliah dimana saja. karena sesuai hukum MATEMATIKA: MONEY = EVERYTHING
bahkan penjahatpun yang ada didunia bisa ebas dengan mudah.

yup, kembali lagi ke permasalahan. mungkin sebagian besar orang memiliki pikiran yang sama. yaa... kita berharap semoga di era selanjutnya, Indnesia bisa lebih baik lagi. bisa menjadi negara maju dimana yang mementingkan pendidikan dan intelektual generasi muda seagai Penerus bangsa...

by : orang yang ingin membahagiakan bangsa, negara, dan agama, serta keluarga

Sabtu, 07 Mei 2011

Arti dari kata KHARISMA


Kharisma adalah pengolahan diri seseorang dimana, orang tersebut terus menerus mengembangkan kelebihan dirinya, yang bisa memancar keluar, membuat orang lain menjadi bisa merasakannyaPernahkah anda membaca contoh iklan-iklan dari banyak orang ‘pintar' yang menjanjikan penambahan Kharisma dan sejenisnya untuk kalangan pejabat, artis atau ibu rumah tangga biasa? masih menurut iklan tersebut dengan menukar dengan mahar (mas kawin) istilah untuk pembayaran transaksi bagi pembeli barang atau penguna jasa mereka, kita bisa langsung merasakan mempunyai Kharisma, atau wibawa yang bertambah untuk naik pangkat atau pemikat untuk artis dan perempuan yang membutuhkannya.

Seorang teman karena tertarik untuk meningkatkan kharismanya, karena dia baru diangkat menjadi pimpinan sebuah perusahaan besar, maka mengirimkan mas kawin (sejumlah uang) untuk benda tertentu yang dikatakan bisa membantu maksudnya tersebut.

Tetapi apa mau dikata baru saja menduduki jabatannya sekitar setahun, tahu-tahu atas hasil rapat seluruh direksi dia dicopot dari kedudukannya dengan alasan tidak bisa dipercayakan menjadi pemimpin perusahaan besar karena mempunyai sifat arogan, sehingga membuat para karyawan atau bawahan yang langsung membantu tugas-tugasnya menjadi resah dan, ramai-ramai minta berhenti bekerja dimana hal tersebut membuat perusahaan merugi karena terganggu aktifitasnya.

Melihat kejadian tersebut ternyata walaupun sudah dibantu dengan ‘jimat' benda yang dibayar dengan mahal dan diperoleh dari orang yang paling pintar diduniapun, kalau kelakuan tidak beres, ya yang terjadi malapetaka, kehilangan jabatan penting yang tentu saja tidak semua orang punya kesempatan untuk merasakannya.

Pada seorang ‘pintar' penulis bertanya: ‘mengapa sudah diberi jimat, masih tidak bisa meningkatkan kharismanya.?" untuk mempertahankan jabatannya.! Dan terdengar orang ‘pintar' tersebut memberi jalaban, yang saya rasa bukan untuk menghindarkan diri bahwa jimatnya dianggap tidak bertuah, tapi jawabannya memang masuk akal dan tidak mengada-ada..! Demikian jawabannya: ‘kalau sudah diberi alat bantu, Tetapi pada dasarnya, jati diri tidak dapat terus menerus berbuat kebaikan, maka benda yang menjadi alat bantu itu hanya sebagai hiasan saja!'

Kharisma adalah Konsekuensi Perbuatan

Sebetulnya apa itu yang namanya Kharisma..? kata Kharisma berasal dari bahasa Yunani Charizethai yang berarti pemberian Tuhan yang menampilkan sesuatu yang lain dari seorang manusia baik itu berupa keangunan, kecantikan dan kebaikan serta keuletan. Maka bisa disimpulkan, bahwa kharisma adalah sebuah konsekuensi perbuatan positif yang memancar dari diri seseorang.!

Kharisma bukan merupakan hal yang dicari-cari..! bahkan harus ditambah dengan tempelan jimat-jimat. Tapi kharisma adalah pengolahan diri seseorang dimana, orang tersebut terus menerus mengembangkan kelebihan dirinya, yang bisa memancar keluar membuat orang lain menjadi bisa merasakannya atau bisa menjadi pengemar (pengikut) yang fanatik untuk dirinya. Dan seperti Inner Beauty dimana inner beauty (kecantikan batin) bisa menjadi inner power (kekuatan'dalam') maka kharismapun demikian, orang akan merasakan jika berhadapan dengan seseorang yang mempunyai Kharisma, energi postif memancar keluar memberi daya tarik pada orang yang berinteraksi.

Kharisma, tidak bisa gembar gemborkan oleh diri sendiri, dimana seseorang bisa bertepuk dada, menyatakan dirinya punya kharisma atau punya inner beauty. Maka kesimpulannya Kharisma maupun Inner Beauty bisa dirasakan, bisa terlihat oleh orang lain bukan sebagai pengakuan oleh diri sendiri.

Membangun Kharisma

Telah diterangkan dimuka tulisan ini, seseorang yang mempunyai kharisma bisa membuat seseorang menjadi idola, pemimpin yang dikagumi bahkan mempunyai pengikut yang ‘rela mati' untuknya seperti kita kenal beberapa tokok dunia yang berkharisma, dan banyak tokoh yang mempunyai kharisma ternyata bukanlah seseorang yang mempunyai kedudukan atau harta berlimpah tapi seperti banyak diungkapkan dimana beberapa nama seperti Nabi Muhamad SAW, Yesus bahkan Sidarta Goutama dan masih banyak tokoh lainnya dimana banyak cerita mengungkapkan bila mereka berceramah, bukan saja memukau manusia bahkan burung yang terbangpun akan hinggap dulu didahan pohon untuk turut mendengarkannya.

Sebagai contoh yang hidup pada zaman ini yaitu ibu Theresa dari Calcuta, dimana seorang teman Victor Chandrawira yang kebetulan bisa hadir dalam kesempatan itu, bersaksi: pada saat Women World Summit di Beijing September 1996 dimana sejumlah ibu negara dan tokoh-tokoh wanita dunia berkumpul dengan beragam gemanya, ditengah kebisingan obrolan antar mereka mendadak suasana bisa sunyi hening tácala, seorang ibu tua dengan pakaian sederhana dan badan yang tua renta berjalan memasuki arena, yang ternyata ibu tersebut adalah Ibu Theresa yang begitu berkharisma sehingga bisa membuat semua mulut terdiam, mata terbelalak padahal dia sosok tua yang sederhana.

Melihat penampilan wanita tua sederhana ditengah gemerlapnya pakaian dan anggunnya penampilan para ibu negara seluruh dunia, maka apanya yang membuatnya bisa membungkamkan mulut dan membelalakan mata orang banyak..? Tentu saja jawabannya adalah kharismanya.! Beliau membangunnya dengan berbuat baik sepanjang hidupnya, dimana perbuatannya melebihi kebanyakan orang didunia ini, dan mungkin sampai saat ini belum tergantikan sejak kematiannya.

Kharisma bisa dibangun, dipupuk dengan perbuatan baik yang terus menerus dan membuahkan sesuatu yang berguna untuk orang lain dan melakukannya dengan kesungguhan hati untuk mendapatkannya.

Kharisma sebuah perbuatan nurani dimana seseorang bisa menyeimbangkan dirinya, untuk berbuat dengan mementingkan kepentingan orang lain diatas kepentingan ego diri, bisa memikirkan perasaan orang lain, bisa bekerja dengan kasih sayang tanpa pamrih untuk kesejahteraan orang lain, bisa bekerjasama dengan baik dengan semua unsur tim kerja.


TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More